
Bengawanpost.web.id, Lamongan – Guna memperkuat budaya literasi menulis, KOMUNITAS LAMONGAN ILMIAH (KLI) mengadakan acara Kelas Penulisan Berita, di Kedai Megah Lamongan, Rabu (28/09/2022).
Kelas kepenulisan yang bertema ‘Ciptakan Karya, Wujudkan Prestasi Dengan Menulis’ ini, dipandu oleh Mas Idris dari Bengawanpost / Jagatpos dan dihadiri puluhan Anggota Komunitas Lamongan Ilmiah.
Dalam pemaparannya, Mas Idris menyampaikan 5 materi pokok teknik penulisan berita, yang terdiri dari Dasar-Dasar Jurnalistik, Teknik Liputan / Nilai-Nilai Berita, Teknik/Tips Wawancara, Cara Mudah Menulis Berita, dan Fotografi Jurnalistik.
“Ada 3 Cara Mudah Menulis Berita, yakni (1) Persiapkan data atau informasi dengan memenuhi unsur-unsur berita yaitu 5W + 1H. Lalu (2) Penulisan naskah berita sesuai dengan struktur berita, mulai dari judul berita, baris tempat dan nama media, Lead (Teras) Berita, Body Berita, serta infomasi penting maupun tambahan lainnya. Kemudian (3) Penyampaian informasi menggunakan formula atau gaya piramida terbalik,” jelas Mas Idris.
Mas Idris menerangkan pula Fotografi Jurnalistik, mulai dari pengertiannya, Kode etiknya, lalu Nilai foto jurnalistik harus punya unsur 5W+1H, dan Syarat-syaratnya (Faktual, Informatif, Aktual, Atraktif, dan Misi), serta Jenis-jenisnya (Hard News, Feature, Potret, Ilustrasi, Esei, Seri, dan Sequence).
“Agar kita terampil dalam foto jurnalistik, kita harus mempraktekkan 5 tips ini : (1) Melatih mata sebagai lensa kamera, (2) Melatih tangan dalam melihat obyek foto, (3) Mempelajari dan peka komposisi, (4) Latihan menangkap moment, Cahaya, dan Ekspresi, (5) Ambillah beberapa foto, biar bisa memilih foto yang sesuai kebutuhan, ” terang Mas Idris.
Ditambahkannya, adapun komposisi foto jurnalistik itu diantaranya Rule of third (Aturan Tiga), Golden Shape (Bentuk Emas), Simetris (Seimbang), Repetition & Pattren (Pengulangan dan Pola), Frame in Frame (Bingkai dalam Bingkai), Leading Lines (Garis Terdepan), Negative Space (Ruang Negatif/Kosong), Golden Ratio/Spiral (Spiral Emas), Motion Blur (Gerakan Buram), dan Rule of Odds (Aturan Peluang).
“Untuk menangkap moment foto jurnalistik gunakanlah kamera sapujagat (Kamera wide-tele), dan untuk kamera ponsel saat memotret jauh bisa mendekat ke obyeknya. Lalu untuk mendapatkan komposisi foto jurnalistik itu biasanya digunakan 3 Angle, yaitu : Low Angle, Eye Level, dan High Angle. Serta untuk hasil fotonya dieditl secukupnya tanpa menghilangkan momentnya, dan berilah caption/keterangan pada fotonya,” jelas Mas Idris.

Usai penyampaian materi-materi teknik penulisan berita, para peserta langsung dipandu Mas Idris untuk praktek menulis berita. Ada 3 tema dalam praktek penulisan berita ini, yaitu Berita Acara Kelas Menulis Berita KLI, Seminar Digital Marketing, UNISLA, dan Deklarasi KLI.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan tentang kepenulisan berita, terlebih sebagai anggota KLI kwalitas akademisnya harus benar-benar mumpuni, sehingga eksistensi Komunitas Lamongan Ilmiah bisa berpartisipasi membanggun peradaban di Kabupaten Lamongan,” ucap Ketua Komunitas Lamongan Ilmiah, Zidan Bagas.
Selanjutnya, acara Kelas Penulisan Berita yang berlangsung dengan penuh antusias ini diakhiri dengan foto bersama. Diharapkan dengan bekal ilmu yang telah didapat, para Anggota Komunitas Lamongan Ilmiah dapat memanfaatkannya untuk berkarya memajukan Kabupaten Lamongan lewat tulisan dan hal-hal positif lainnya. *[IDRIS/PNS/LR/ZBK]



