
Bengawanpost.web.id, Lamongan – Pada Sabtu (14/10/2023), sebanyak 265 mahasiswa program Sarjana Strata Satu (S-1) dari Universitas Billfath Lamongan diwisuda dalam acara Rapat Senat Terbuka yang dipimpin oleh Rektor Universitas Billfath Lamongan, Kholid Novanto. Acara berlangsung di Graha Sandiya Semen Tuban dan meriah dengan partisipasi dari berbagai Fakultas di universitas tersebut.
265 lulusan tersebut berasal dari berbagai Fakultas, diantaranya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan 70 lulusan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (MIPA) dengan 15 lulusan, Fakultas Teknik (FT) dengan 38 lulusan, Fakultas Hukum dengan 23 lulusan, dan Fakultas Agama Islam (FAI) dengan 119 lulusan.
“Selamat kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi yang telah menyelesaikan studi dengan baik di universitas ini. Kami bersyukur dan bahagia atas pencapaian para wisudawan dan wisudawati,” ungkap Rektor Universitas Billfath Lamongan, Kholid Novanto.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor memberikan tiga pesan penting kepada para lulusan. Pertama, mereka diminta untuk selalu menjaga nama baik almamater mereka, yaitu Universitas Billfath, di masyarakat. Kedua, Kholid Novanto mendorong para lulusan untuk tetap berpegang pada nilai-nilai akhlaqul karimah, kreativitas, kemandirian, dan karakter yang kuat. Ketiga, ia berharap agar ilmu yang telah diperoleh di Universitas Billfath dapat diaplikasikan untuk menjadi amal sholeh yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Rektor juga mengungkapkan bahwa tahun ini menjadi momen penting karena Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Fattah (STITAF) telah bergabung menjadi Fakultas Agama Islam Universitas Billfath. Hal ini mencerminkan upaya untuk mensinergikan ilmu agama dengan ilmu saintek, yang sangat didukung oleh Rektor Kholid Novanto.
Kholid Novanto menggarisbawahi pentingnya interaksi, komunikasi, dan diskusi intensif antara dosen dan mahasiswa FAI dengan rekan-rekan yang menekuni bidang saintek. Ia percaya bahwa sinergi ilmu agama dan ilmu saintek akan memperkaya pengetahuan dan pemahaman yang saling menguatkan.
Lebih lanjut, Rektor menyampaikan harapannya untuk melihat mahasiswa Billfath menguasai bahasa Arab dan Bahasa Inggris, serta mampu membaca kitab-kitab ilmu saintek. Ia juga berharap bahwa mereka dapat mengkaji kitabul jabar wal Muqabalah karya Alkhawarizmi, yang menjadi dasar ilmu saintek modern.
“Semoga upaya untuk memperkaya pengetahuan dengan lintas disiplin ini akan menciptakan sinergi keilmuan di Universitas Billfath, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih mutakhir,” harap Rektor Kholid Novanto. *[BP]



