BUMDesDesaEkonomiLamongan

Buka Lapangan Kerja, BUMDes Sekar Sejahtera Gelar Pelatihan Produksi Sandal Japit

Bengawanpost.web.id, Lamongan – BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) SEKAR SEJAHTERA SEKARAN mengadakan “Pelatihan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Produksi Sandal Japit” di Balai Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Senin (21/11/2022).

Pelatihan ini dipandu oleh FATCHUR ROZI (Sekretaris BUMDes Sekar Sejahtera Sekaran), dan tampak dihadiri Ibu Rindang Ratnasari dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop dan UM) Kabupaten Lamongan, Kades (Kepala Desa) Sekaran – H Isman Affandi, serta puluhan peserta pelatihan juga tamu undangan lainnya.

“Terima kasih kepada Dinkop dan UM Lamongan dan BUMDes Sekar Sejahtera Sekaran atas partisipasinya memajukan Desa Sekaran. Semoga dengan adaya Pelatihan UMKM Produksi Sandal Japit ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sekaran,” ujar Kades Sekaran – H Isman Affandi dalam sambutannya.

Hal senada disampaikan Direktur BUMDes Sekar Sejahtera Sekaran, Basuki Rahmat. Menurutnya, dengan digelarnya pelatihan UMKM Produksi Sandal Japit dapat membuka peluang usaha/lapangan kerja bagi masyarakat Sekaran dan menjadikan Desa Sekaran sebagai Sentral Kerajinan Sandal Japit Kabupaten Lamongan.

“Semoga adanya pelatihan ini dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat Sekaran dan sekitarnya, dan akhirnya menjadikan Desa Sekaran sebagai Sentral Kerajinan Sandal Japit Lamongan, seperti Desa Tritunggal jadi Sentral Kaos maupun Desa Parengan jadi sentral tenun Lamongan,” harap Basuki Rahmat.

Masih dalam kesempatan ini, Ibu Rindang Ratnasari dari Dinkop dan UM Lamongan siap bekerjasama untuk mengembangkan Desa Sekaran menjadi Sentral Kerajinan Sandal Japit Lamongan, dan juga sebagai sentral pengolahan ikan Lamongan.

“Dinkop dan UM Lamongan siap bekerjasama untuk mengembangkan Desa Sekaran menjadi Sentral Kerajinan Sandal Japit Lamongan, maupun sentral usaha lainnya. Untuk itu, diharapkan kerajinan Sandal Japit Sekaran dapat berpartisipasi dalam ajang Megpreneur (Megilan Entrepreneur) mendatang,” ungkap Ibu Rindang.

Sementara itu, saat melatih UKKM produksi sandal japit, FATCHUR ROZI (Sekretaris BUMDes Sekar Sejahtera Sekaran) menerangkan 8 tahap pembuatan sandal japit, yakni : (1) Pemotongan bahan, (2) Cetak motif/bahan atas sandal, (3) Pengeleman bahan atas – bawah sandal, (4) Pemotongan, (5) Ngerol, (6) Pengamplasan, (7) Pemasangan japit, (8) Pengemasan.

“Ada 8 tahap pembuatan sandal japit dan bahannya dari spon eva juga spon karet maupun bahan lainnya. Yang jelas buat sandal japit itu mudah, asal kita telaten, dan peluangnya sangat bagus. Semoga pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Lamongan,” terang Fatchur Rozi.

Dalam pelatihan ini, para peserta terlihat antusias saat dipraktekkan pembuatan sandal japit. Selanjutnya usai pelatihan, para peserta mendapatkan souvenir sandal japit merk ‘Injaks’ produksi BUMDes Sekar Sejahtera Sekaran. *[JP]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button