Indikator MCP 2025 Diluncurkan, Pak Yes Turut Hadir

Bengawanpost.biz.id, Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati (Wabup) Lamongan, Dirham Akbar Aksara dan Kepala OPD Lamongan, pada Rabu (05/03/2025) mengikuti Peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) secara online dari Ruang Command Center Lamongan. Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa IPKD (Indeks Pencegahan Korupsi Daerah) MCP Tahun 2025 terdiri dari 8 fokus area, 16 sasaran, dan 111 indikator, berubah dari tahun 2024 yang terdiri dari 8 area, 26 indikator, dan 62 sub indikator.
Monitoring Center of Prevention (MCP) sendiri dikenal sebagai sistem pelaporan tata kelola pemerintahan daerah sebagai bentuk sinergi pemberantasan korupsi antara KPK, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, serta Pemerintah Daerah. Adapun 8 area IPKD MCP ini, yakni perencanaan, penyusunan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, penguatan aparat penggawas internal pemerintah, manajemen Aparatur Sipil Negara, pengelolaan barang milik daerah, dan optimalisasi penerimaan daerah.
“Ini perlu segera kita koordinasikan bersama jajaran pemerintahan daerah dalam mencermati MCP 2025, untuk selanjutnya kita tindak lanjuti dengan langkah-langkah nyata pencegahan korupsi. Tadi juga disampaikan Ketua KPK Setyo Budiyanto, bahwa Kepala Daerah dapat melakukan pendekatan secara sistem, secara regulasi, dan secara peluang atau situasi, ini yang kadang kala dianggap sudah berjalan, sudah ada aturan, dan berlangsung lama, akhirnya tidak ada perubahan atau terobosan, sehingga perubahan dan terobosan baru ini perlu adanya,” kata Pak Yes setelah mengikuti peluncuran IPKD secara online. *[BP]



