
Bengawanpost.web.id, Lamongan – Dalam rangka Milad Karangasem yang ke 75, Ponpes Karangasem mengadakan serangkaian acara. Dan pada hari kedua dalam acara milad tersebut adalah Olimpiade Keislaman, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA). Ahad (15/10/2023).
Olimpiade tersebut diawali dengan registrasi pada jam 7.30 dilingkungan MTS Muhammadiyah 2 (Madtsamuda) Ponpes Karangasem Paciran. Peserta Olimpiade ISMUBA ini merupakan siswa dan siswi dari jenjang MI/SD dan SLTP. Selain itu, peserta berasal dari sekitar Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Surabaya dan Bojonegoro.

Menurut Husnul Anim S. Pd., M.Pd. panitia sekaligus penanggung jawab Olimpiade ISMUBA ini mengatakan dari lomba ini akan menambah keakraban pada sekolah-sekolah lain, sehingga dapat menyambung silaturrahim.
“Selain menambah kenalan atau silaturrahim, guru pendamping atau anak supaya bisa meningkatkan potensi akademiknya. Khususnya bidang keislaman, kemuhammadiyahan dan bahasa Arab,” imbuhnya.
Anim sapaan akrabnya mengatakan bahwa adanya Olimpiade ISMUBA ini dapat mendorong dan memotivasi anak-anak untuk peserta didik agar semangat belajar lebih baik lagi. Selain itu, percaya diri anak-anak juga akan tumbuh dari keikut sertaan lomba-lomba ini.

JUARA ISMUBA TINGKAT SD/MI :
Juara 1 : Mirza Zul Hilmi ( Mandiri)
Juara 2 : Aila Khansa Zhufairah ( Mandiri)
Juara 3 : Libby Batrrisya Sayyidah Hidayah ( MI Muhammadiyah 3 Bulubrangsi)
Juara Harapan :
Harapan 1 : M. Azril Alaudin Qolbi (MI Muahmmadiyah 1 Payaman)
Harapan 2 : Nurul Azhariyah Fitriyani ( SD Muhammadiyah 1 GKB)
Harapan 3 Fasya Tsania Faiqoyussyifa’ (MI Muhammadiyah 1 Sedayulawas)
SEDANGKAN JUARA ISMUBA TINGKAT SLTP :
Juara 1 : M. Rizqy Dhiya’ul Haq (MTsM 9 Wotan)
Juara 2 : Najibah Nurul Amni (MTsM 9 Wotan)
Juara 3 : Keif Fitriani Al Mira ( Mandiri)
Juara Harapan :
Harapan 1 : Iffatul Fitri Zulfa (SMP MBS AL AMIN Bojonegoro)
Harapan 2 : Fitrotur Rohmah R. (SMPN 1 Solokuro)
Harapan 3 : Qorry ‘Aini (MTsM 10 Mojopetung)
“Menang kalah, itu hal biasa dalam perlombaan. Maka, tidak usah berkecil hati saat belum beruntung. Hal terpenting adalah berani tampil dan mencobanya,” ucap Guru Ponpes Karangasem Lamongan, Gus Faidlur Rohman. *[BP]



