
Bengawanpost.biz.id, Lamongan – Dalam upaya menyelaraskan teori perkuliahan dengan realitas industri, mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Universitas Sunan Gresik (USG) melaksanakan kunjungan lapangan (field trip) ke Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Kabupaten Lamongan, Senin (25/05/2026). Kegiatan ini dirancang sebagai bagian integral dari proses pembelajaran aplikatif bagi para mahasiswa.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Universitas Sunan Gresik, Friska Indrian. Dalam keterangannya, Friska menjelaskan bahwa agenda ini tidak hanya sekadar pemenuhan bagian dari mata kuliah Dasar-Dasar Akuakultur, tetapi memiliki esensi yang lebih mendalam sebagai sarana pembelajaran luar kelas.
“Melalui kunjungan lapangan ke IBAP Lamongan ini, kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung teknis operasional di lapangan. Mereka dituntut untuk mengidentifikasi berbagai masalah riil yang sering dihadapi petambak serta menganalisis faktor-faktor pendukung yang menjadi kunci kesuksesan dalam budidaya air payau,” ujar Friska Indrian.
Selama berada di instalasi, para mahasiswa mendapatkan pemaparan komprehensif dari para teknisi dan pengelola IBAP Lamongan. Materi yang dipelajari meliputi manajemen kualitas air, sistem penanganan benih, teknik pembesaran komoditas unggulan air payau, hingga strategi pencegahan penyakit dari budidaya intensif udang vanname, budidaya polikultur dan penggelondongan bandeng. Mahasiswa juga diajak berdiskusi interaktif mengenai tantangan modernisasi budidaya, termasuk aspek mitigasi lingkungan dan efisiensi pakan.
“Kunjungan ini diharapkan dapat membuka cakrawala berpikir mahasiswa THP USG mengenai pentingnya integrasi antara sektor hulu (akuakultur/budidaya) dan sektor hilir (teknologi pengolahan hasil). Dengan pemahaman yang utuh mengenai komoditas sejak masa budidaya diyakini akan menjadi modal kuat bagi mahasiswa untuk menghasilkan inovasi produk perikanan yang berkualitas tinggi, aman, dan berkelanjutan di masa depan,” tambah Friska Indrian.
Terlihat kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif, ditutup dengan sesi foto bersama. *[Mas/BP]



