Mahasiswa KKN UNS 152 Gelar Aksi Tanam Porang, Wujudkan Integrasi Konservasi dan Ekonomi di KHDPK Kare Madiun
Bengawanpost.biz.id, Madiun – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) (UNS) Kelompok 152 yang berlangsung selama periode Juli – Agustus 2025 melaksanakan kegiatan penanaman tanaman produktif di wilayah Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK), tepatnya di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertema “Pemberdayaan Masyarakat dan Pelestarian Lingkungan di Wilayah KHDPK”, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian alam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis hasil pertanian dan kehutanan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UNS 152 bersama warga Desa Kare dan pihak Perhutani menanam tanaman porang di kawasan perhutanan sekitar Pegunungan Wilis, karena porang dikenal sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi dan ramah lingkungan.
Selain itu, mahasiswa juga menanam tanaman alpukat di lahan pekarangan warga serta membagikan bibit jambu kepada masyarakat untuk ditanam secara mandiri. Langkah ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan serta memperkuat kesejahteraan masyarakat Desa Kare.
Kepala Desa Kare, Bapak Sunarno, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKN UNS 152.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret. Program ini membawa manfaat besar, tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi perekonomian warga kami,” ujar Sunarno.

Koordinator KKN UNS Kelompok 152, Umbu Awang menyampaikan, bahwa kegiatan penanaman ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Kami berharap program ini tidak berhenti di sini, tetapi berlanjut dengan perawatan dan pengembangan tanaman agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pelestarian alam dan peningkatan ekonomi dapat berjalan beriringan,” ungkap Umbu Awang, Senin (10/11/2025).
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Ir. Rezky Lasekti Wicaksono, S.Hut., M.Sr., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kuliah, tetapi juga berkontribusi langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Inilah esensi dari KKN sebagai bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi,” ujarnya.
Kegiatan penanaman ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan hutan yang lebih produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong masyarakat Desa Kare dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi dan ekologi. *[BP]
Refrence :
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2022). Kebijakan Pengelolaan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) dalam Rangka Perhutanan Sosial dan Reforma Agraria. Jakarta: KLHK.
- (2023). Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Hutan Melalui Program Pengelolaan KHDPK. Diakses dari: https://www.perhutani.co.id
- Rahmawati, D., & Santoso, A. (2021). Kontribusi Program KKN terhadap Pengembangan Potensi Desa dan Pelestarian Lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(2), 45–52.
DOI: https://doi.org/10.xxxxxx/jpmn.2021.4.2.45



